Pada postingan yang lalu di blog ini, yaitu Potensi dan peluang penghasilan tambahan dari lingkungan, telah diuraikan bahwa kita bisa mencari peluang sumber-sumber penghasilan tambahan dari lingkungan di sekitar kita. Peluang itu datang dari apa yang menjadi kebutuhan dan permasalahan orang-orang di sekitar kita dimana kita bisa menemukan solusi atas permasalahan mereka. Solusi itulah yang kemudian diuangkan dan menjadi sumber penghasilan tambahan buat kita.
Selain dari permasalahan orang-orang di sekitar kita, potensi dan peluang tambahan dari lingkungan bisa kita temukan dari berbagai sumber penghasilan yang bertebaran di lingkungan sekitar kita. Kita bisa mengamati dan belajar sendiri, apa saja sumber-sumber penghasilan yang bisa dijadikan sumber penghasilan tambahan yang tidak mengganggu sumber penghasilan utama kita.
Sebagai contoh, kita bisa mengamati usaha-usaha yang ada di sekeliling kita. Ada warung makanan, toko kelontong, tambal ban, service elektronik, bengkel sepeda motor dan mobil, pencucian kendaraan, laundry kiloan, salon kecantikan, rias pengantin, penyewaan tenda, rental mobil, bimbingan belajar dan banyak lagi lainnya. Kita bisa bertanya langsung kepada pemiliknya, bagaimana mereka dulunya memulai bisnis atau usaha mereka tersebut. Dari semuanya itu kita bisa memilih mana usaha yang paling sesuai dengan passion kita dan permintaan pasar di lingkungan kita. Di satu sisi kita bisa melihat usaha apa saja yang permintaannya ramai di masyarakat, sebab memulai usaha yang sama sekali baru akan membutuhkan usaha yang lebih keras, terutama untuk mengedukasi masyarakat supaya bisa mengenal, memahami dan menggunakan produk baru kita tersebut. Di sisi lain, kita juga bisa melihat peluang usaha yang ada dan masih terbuka lebar peluangnya karena tingkat persaingan yang masih sedikit.
Lebih jauh, kita bisa saja bergabung dengan sumber-sumber penghasilan yang sudah ada tersebut sambil belajar, sehingga suatu saat kita bisa mandiri dan menciptakan sendiri sumber-sumber penghasilan tambahan buat kita sendiri dan orang lain. Salam sukses.
Sebagai contoh, kita bisa mengamati usaha-usaha yang ada di sekeliling kita. Ada warung makanan, toko kelontong, tambal ban, service elektronik, bengkel sepeda motor dan mobil, pencucian kendaraan, laundry kiloan, salon kecantikan, rias pengantin, penyewaan tenda, rental mobil, bimbingan belajar dan banyak lagi lainnya. Kita bisa bertanya langsung kepada pemiliknya, bagaimana mereka dulunya memulai bisnis atau usaha mereka tersebut. Dari semuanya itu kita bisa memilih mana usaha yang paling sesuai dengan passion kita dan permintaan pasar di lingkungan kita. Di satu sisi kita bisa melihat usaha apa saja yang permintaannya ramai di masyarakat, sebab memulai usaha yang sama sekali baru akan membutuhkan usaha yang lebih keras, terutama untuk mengedukasi masyarakat supaya bisa mengenal, memahami dan menggunakan produk baru kita tersebut. Di sisi lain, kita juga bisa melihat peluang usaha yang ada dan masih terbuka lebar peluangnya karena tingkat persaingan yang masih sedikit.
Lebih jauh, kita bisa saja bergabung dengan sumber-sumber penghasilan yang sudah ada tersebut sambil belajar, sehingga suatu saat kita bisa mandiri dan menciptakan sendiri sumber-sumber penghasilan tambahan buat kita sendiri dan orang lain. Salam sukses.